Langkah 1: Produksi & Pembersihan
Metadata yang bagus tidak dapat menyimpan foto yang buruk. Selalu potret dalam RAW untuk fleksibilitas maksimum. Bahkan sebelum Anda memikirkan kata kunci, periksa gambar Anda dengan zoom 100%. Hilangkan noise, perbaiki penyimpangan kromatik, dan pertajam subjek Anda. Pengulas Microstock sangat kejam dalam hal kualitas teknis. File yang bersih adalah dasar dari tingkat penerimaan yang tinggi.
Langkah 2: Metadata (Langkah Uang)
Di sinilah Stocktag bersinar. Jangan mengandalkan deskripsi umum. - **Judul:** "Keluarga bahagia berlari di pantai" lebih baik daripada "Keluarga, Pantai, Lari". - **Kata Kunci:** Campurkan literal (apa yang Anda lihat) dan konseptual (apa artinya). - **Pesanan:** Tempatkan 10 kata kunci terpenting Anda terlebih dahulu untuk pengoptimalan Adobe Stock.
Langkah 3: Ekspor Pengaturan
Konsistensi adalah kuncinya. Ekspor file Anda sebagai **JPEGs** dengan profil warna **sRGB**. Sebagian besar agensi memerlukan minimal 4 Megapiksel, namun 12MP+ lebih aman untuk pengujian di masa mendatang. Selalu sematkan metadata Anda (IPTC) selama ekspor sehingga judul dan kata kunci Anda menyertai file tersebut.
Langkah 4: Unggah Strategi
Jangan mengunggah secara manual ke 10 situs berbeda. Gunakan alat FTP seperti FileZilla atau layanan multi-unggah untuk memasukkan file Anda ke Shutterstock, Adobe Stock, dan lainnya secara bersamaan. Karena metadata Anda sudah tertanam (berkat Langkah 3), Anda tidak perlu memberi tag ulang pada setiap platform.
Optimalkan dengan Stocktag
Stocktag sangat cocok dengan Langkah 2. Gunakan pemroses batch kami untuk menandai ratusan gambar dalam hitungan menit, memastikan metadata Anda tertanam dan siap untuk diunggah multi-agensi.




