Aturan 7-ke-50: Kualitas Dibanding Kuantitas
Shutterstock mengizinkan hingga 50 kata kunci, tetapi itu tidak berarti Anda harus menggunakan semuanya. Platform ini merekomendasikan "sweet spot" yang terdiri dari 20-30 tag yang sangat relevan. Jika Anda hanya memiliki 15 kata kunci yang kuat, berhenti di situ. Menambahkan 35 kata pengisi yang tidak relevan akan melemahkan relevansi Anda dan menurunkan konten Anda dalam hasil pencarian.
Menyusun Judul Seperti Judul
Tidak seperti beberapa platform yang lebih menyukai teks pendek, Shutterstock menyukai judul deskriptif seperti kalimat. Judul yang bagus menjawab: Siapa? Apa? Di mana? Kapan? dan Mengapa? Daripada "Running Dog", cobalah "Golden Retriever berlari dengan gembira di pantai yang cerah selama liburan musim panas". Ini menambahkan konteks kaya yang disukai algoritme.
Diversifikasi Tag Anda
Jangan hanya mendeskripsikan apa yang ada di foto (Literal). Jelaskan juga perasaan dan konsepnya (Konseptual). Jika Anda memiliki foto jabat tangan, tag literalnya adalah "tangan, orang, bisnis". Tag konseptualnya adalah "kesepakatan, kemitraan, kepercayaan, kesepakatan, kesuksesan". Strategi kemenangan memadukan keduanya.
Kesalahan Umum yang Harus Dihindari
1. **Spamming:** Mengulangi kata yang sama dalam bentuk yang berbeda (lari, lari, pelari) membuang-buang ruang. Stemmer Shutterstock menangani ini untuk Anda. 2. **Salin-Tempel:** Jangan pernah menyalin metadata dari kontributor lain. Itu melanggar aturan dan mengabaikan nuansa unik dari citra Anda sendiri. 3. **Tren yang Tidak Relevan:** Jangan memberi tag "Natal" pada foto musim panas hanya karena ini bulan Desember. Pembeli membencinya, dan algoritme menghukumnya.
Sederhanakan Alur Kerja Anda
"Alat Kata Kunci Shutterstock" Stocktag dibuat untuk menjaga Anda tetap dalam kisaran 7-50 kata kunci yang aman sambil memprioritaskan relevansi. Ini membantu Anda menghasilkan judul yang mirip dengan cerita dan kata kunci yang benar-benar berkonversi.




